10 Cara Mengganti Oli Motor, Mudah dan Aman

Daftar Isi

Perawatan pada sepeda motor sebenarnya cukup mudah. Anda hanya perlu membersihkan karburator dan melakukan penggantian oli secara rutin minimal setiap 2-3 bulan. Cara mengganti oli motor pun bisa dilakukan sendiri tanpa harus membawa kendaraan  ke bengkel.

Di sini, Anda membutuhkan beberapa alat bantu seperti kunci pas atau ring, tang, dan senter jika dibutuhkan. Selain itu, siapkan wadah penampungan oli bekas dan kain untuk membersihkan sisa oli yang berceceran. Untuk lebih jelasnya, simak langkah-langkahnya berikut ini.

Persiapkan Alat-Alat

Cara Mengganti Oli Motor

Langkah pertama dalam mengganti oli motor yakni mempersiapkan semua peralatan yang dibutuhkan. Beberapa diantara alat-alat tersebut yaitu kunci ring atau pas ukuran 12 dan 17 jika motor Anda adalah matic.

Apabila motor yang dimiliki adalah jenis motor gede,  gunakan kunci ring atau pas ukuran 19 saja. Selain itu, Anda juga harus menyiapkan tang sebagai pembuka dipstick atau katup oli bagian atas. Sediakan pula wadah untuk menampung oli bekas dan kain sebagai pembersih sisa oli bekas.

Siapkan papan atau benda yang berbahan dasar cukup keras dan berbentuk lempengan. Papan ini bisa Anda gunakan untuk mengganjal standar agar tidak amblas atau miring akibat media yang tidak rata. Ini akan sangat membantu Anda dan menghindarkan diri dari resiko motor ambruk.

Baca juga : Cara memperbaiki aki kering di rumah dengan mudah dan aman

Periksa Ketinggian dan Kualitas Oli Melalui Dipstick

Cara Mengganti Oli Motor

Cara mengganti oli motor selanjutnya adalah dengan memeriksa ketinggian oli di mesin motor Anda. Caranya yaitu dengan membuka katup penahan di bagian atas mesin sisi kanan. Katup ini biasanya menjadi satu dengan dipstick sebagai alat ukur volume oli di dalamnya.

Buka katup tersebut dengan menggunakan bantuan tang karena cukup alot dan kencang. Angkat katup tersebut, lalu periksa kondisi dipstick dengan melihat ujung batas ketinggian yang basah karena oli.

Pada tahap ini, disarankan Anda melakukan pengecekan 2 atau 3 kali untuk memastikan kondisi oli sesuai dengan jarum dipstick. Usap dengan kain agar semua bagian dipstick kering, kemudian masukkan kembali ke mesin.

Hidupkan dan Panaskan Mesin Hingga Putaran RPM Stasioner

Cara Mengganti Oli Motor

Setelah kondisi oli sudah dipastikan saatnya untuk diganti, panaskan mesin terlebih dahulu hingga putaran RPM stasioner. Kondisi ini adalah ketika mesin hidup dengan konstan tanpa tarikan gas. Saat baru dihidupkan, umumnya mesin masih menyesuaikan suhu pada batas optimalnya.

Tujuan pemanasan mesin ini adalah untuk meningkatkan temperatur dari oli yang akan diganti. Suhu yang lebih hangat akan memudahkan proses pengurasan oli karena lebih encer dan mudah mengalir. Selain itu, partikel kotoran juga dapat ikut terbawa saat oli dikuras.

Siapkan Wadah Penampungan Oli Bekas dan Copot Baut Oli

Cara Mengganti Oli Motor

Langkah keempat yaitu menyiapkan wadah penampungan oli bekas. Anda dapat menggunakan ember atau nampan bekas yang sekiranya cukup untuk menampung sisa oli bekas tersebut. Pastikan material yang digunakan tahan air dan tidak ada kebocoran agar oli tidak meluber kemana-mana.

Letakkan wadah yang sudah disiapkan di bawah baut pembuangan oli di bagian bawah mesin. Setelah itu, buka baut tersebut menggunakan kunci ring 17 untuk motor matic. Biarkan oli mengalir sampai tetes terakhir. Jangan lupa membuka dipstick agar oli lebih cepat mengalir.

Baca juga : Cara memperbaiki lampu LED yang redup dengan mudah dan auto terang

Buka dan Bersihkan Filter Oli

Cara Mengganti Oli Motor

Tahapan yang tak kalah penting dalam rangkaian cara mengganti oli motor yaitu membersihkan filter oli. Bersihkan secara menyeluruh dengan menggunakan alat bantu sikat gigi bekas atau bahan lainnya. Pastikan filter bersih dari berbagai kotoran agar dapat menyaring oli secara maksimal.

Apabila umur pemakaian dari filter oli sudah cukup lama, maka lebih baik untuk diganti dengan baru meskipun kondisi fisik masih bagus. Hal ini bertujuan untuk menjaga fungsi komponen tersebut dalam keadaan prima.

Pasang Kembali Baut Pembuangan Oli

Cara Mengganti Oli Motor

Setelah semua oli bekas dikeluarkan dengan sempurna, lakukan penutupan baut pembuangan di bawah mesin. Lakukan penggantian baut tersebut jika dirasa sudah aus atau terlihat ada kerusakan. Hal ini bertujuan untuk mencegah kebocoran oli mesin motor Anda.

Pasang baut tersebut dengan seksama dan teliti. Pastikan semua sisi tertutup dengan rapi untuk mencegah kebocoran dari pertemuan baut tersebut. Siapkan kain yang bersih untuk memeriksa kerapatan baut pembuangan saat oli baru dituang.

Tuang Oli Baru ke Dalam Mesin

Cara Mengganti Oli Motor

Langkah ke 7 dalam proses penggantian oli motor adalah menuangkan oli baru. Pastikan oli yang Anda gunakan sudah sesuai dengan spesifikasi mesin kendaraan yang dimiliki. Hal ini akan sangat berpengaruh dalam performa mesin karena kebutuhan pelumas untuk setiap motor tidak sama.

Setelah merk dan spesifikasi oli yang dipakai sesuai dengan kebutuhan mesin, maka lanjutkan dengan menuang oli baru tersebut. Jangan menuangkannya secara keseluruhan, akan tetapi sedikit demi sedikit, diselingi dengan pengecekan melalui dipstick.

Periksa Ketinggian Oli Melalui Dipstick

Cara Mengganti Oli Motor

Tahap selanjutnya dalam rangkaian cara mengganti oli motor yaitu memeriksa ketinggian oli melalui dipstick. Periksa dipstick motor Anda, dan akan terdapat batas minimum dan maksimum volume oli yang direkomendasikan oleh pabrik.

Pastikan takaran oli Anda sesuai dengan bagian jumlah maksimum yang direkomendasikan pabrik. Apabila melebihi batas tersebut, maka kurangi dengan membuka baut pembuangan secara perlahan. Lakukan pengurangan sampai batas maksimum terpenuhi.

Lakukan pengetesan dipstick berulang kali agar hasil yang diperoleh benar-benar akurat. Lap ujung dipstick setiap akan dicelupkan ke dalam mesin. Hal ini akan memudahkan dalam membaca hasil volume oli yang terdapat di dalamnya.

Panaskan Kembali Mesin

Langkah selanjutnya yaitu memanaskan kembali mesin. Lakukan pemanasan sampai putaran RPM stasioner dan konstan kembali seperti ketika oli belum diganti. Pada umumnya, proses ini membutuhkan waktu beberapa saat sampai mesin benar-benar dalam kondisi normal.

Fungsi dari memanaskan mesin ini adalah untuk memperlancar sirkulasi oli di dalam mesin. Selain itu, cara ini juga dapat digunakan untuk memeriksa apakah terdapat noda oli di area baut pembuangan.

Periksa dengan teliti pada bagian baut pembuangan untuk memastikan tidak ada oli yang bocor. Gunakan kain untuk membersihkan area baut pembuangan. Hal ini akan membantu Anda dalam meneliti setiap bagian secara detail.

Baca juga : Cara mengendarai motor kopling dengan aman di jalan

Kencangkan Penutup Oli

Cara Mengganti Oli Motor

Setelah dipastikan tidak ada kebocoran khususnya di bagian baut pembuangan, kencangkan bagian tersebut beserta dipstick. Bersihkan semua sisa oli yang masih menempel di mesin dengan tujuan mempermudah penglihatan jika terjadi kebocoran atau kerusakan lainnya.

Panaskan kembali mesin motor Anda agar oli dapat bersirkulasi dengan baik dan lancar. Anda juga dapat mencobanya dengan berkeliling sekitar rumah untuk mencoba performa setelah penggantian oli baru. Cara ini juga dapat mempercepat dalam menaikkan suhu dari oli baru.

Tahapan dan proses cara mengganti oli motor di atas dapat Anda praktekkan di rumah. Apabila ragu bisa mengajak teman yang lebih berpengalaman dalam bidang otomotif. Hubungi teknisi terdekat jika Anda mengalami kendala saat melakukan penggantian oli.

Facebook
Twitter
WhatsApp
Pinterest

Leave a Comment

Artikel Terbaru