Panduan Cara Mengendarai Motor Kopling dan Persiapannya

Daftar Isi

Banyak orang yang memilih untuk menghindari berkendara dengan sepeda motor bersistem kopling. Hal ini dikarenakan sebagian besar dari mereka belum memiliki kecakapan cara mengendarai motor kopling sepenuhnya.

Kendaraan bermotor yang memiliki tuas atau pedal kopling memang membutuhkan kemampuan khusus untuk menjalankannya. Beberapa kasus yang sering ditemui di jalanan adalah motor seolah-olah mogok atau mati secara mendadak karena penggunaan kopling yang tidak tepat.

Hal-hal yang Harus Diperhatikan Sebelum Mengendarai Motor Kopling

Cara Mengendarai Motor Kopling dan Persiapannya

Apabila Anda ingin belajar mengendarai motor kopling, maka ada beberapa hal yang wajib diperhatikan agar proses belajar berjalan lancar. Hal ini juga akan mencegah Anda dari segala resiko yang tidak diinginkan.

Pelajari Sistem Kerja Kopling

Hal pertama yang harus diketahui oleh setiap pemula atau ingin belajar berkendara dengan motor kopling adalah mengetahui sistem kerja kopling itu sendiri. Aspek ini cukup penting layaknya seorang chef yang mengetahui bahan yang akan dimasaknya.

Kopling merupakan komponen yang terpasang pada motor tertentu untuk membantu pemindahan gigi secara halus. Posisi kopling pada motor terletak di stang kemudi sebelah kiri dengan bentuk tuas seperti rem.

Fungsi utama dari kopling adalah memutuskan lempeng kopling melalui penekanan oleh kampas rem. Saat akan melakukan perpindahan gigi, sepeda motor yang memiliki kopling harus menekan tuas agar dapat memindahkan gigi secara halus.

Baca juga : Cara bayar pajak motor online yang paling mudah dilakukan secara mandiri

Kenali Jenis Sepeda Motor Kopling

Aspek kedua yang perlu diperhatikan yaitu mengenali sepeda motor yang akan digunakan. Setiap kendaraan tentu memiliki spesifikasi dan kapasitas masing-masing yang sudah disesuaikan oleh pabrik.

Tugas Anda sebagai pengguna harus mengetahui jenis motor yang akan dipakai. Pengetahuan tersebut meliputi jumlah cc mesin, jumlah gigi transmisi, serta karakteristik lainnya. Pelajari seluruh bagiannya agar Anda dapat beradaptasi lebih cepat dan mudah.

Lepas Kopling Secara Perlahan

Proses adaptasi dengan motor kopling yang akan digunakan bisa dilakukan melalui pengetesan tuas koplingnya. Hidupkan motor, kemudian masukkan ke gigi 1. Lepaskan tuas kopling secara perlahan untuk mengetahui posisi ideal menarik gas dan melepaskan kopling seutuhnya.

Kenali Engine Brake Dan Biasakan Menggunakannya

Apakah Anda sudah mengetahui fitur engine brake sebelumnya? Fasilitas ini merupakan aspek penting yang harus diketahui oleh setiap pengendara sebelum belajar mengenai cara mengendarai motor kopling.

Fitur engine brake merupakan tindakan pengereman yang dilakukan oleh mesin motor. Kondisi ini akan terjadi saat pengendara melepaskan tuas gas. Ini akan sangat membantu khususnya ketika kecepatan motor tinggi.

Apabila Anda sedang berkendara dalam kecepatan tinggi dan ingin melakukan pengereman,maka jangan sekali-kali ikut menarik tuas kopling. Hal ini akan membuat mesin dalam keadaan netral sehingga engine brake justru tidak berfungsi dan berpotensi membahayakan Anda sendiri.

Perhatikan Penggunaan Gas

Aspek berikutnya yang perlu diperhatikan saat akan mengendarai motor koping adalah penggunaan gas. Penggunaan gas yang dimaksud adalah ketika akan berhenti dan akan mulai berjalan. Apabila hal ini dilakukan secara asal-asalan, dapat menimbulkan hentakan keras, bahkan mesin motor mati.

Latih Perpindahan Kopling Di Torsi Yang Optimal

Biasakan untuk memindahkan transmisi gigi pada keadaan rpm yang tidak terlalu tinggi atau sesuai dengan anjuran di speedometer. Cara ini akan membuat perpindahan gigi lebih halus dan mesin tidak mengangkat beban berlebih.

Baca juga : Cara memperbaiki lampu LED yang redup paling direkomendasikan untuk pemula

Panduan Cara Mengendarai Motor Kopling

Cara Mengendarai Motor Kopling dan Persiapannya

Setelah memahami aspek penting sebelum mengendarai motor kopling, tahapan berikutnya adalah mempelajari langkah-langkah menggunakan motor kopling yang benar di bawah ini. Simak semua prosesnya agar tidak ada kendala saat Anda praktek nantinya.

Siapkan Peralatan Pengaman

Langkah pertama dan yang paling utama adalah menyiapkan semua perlengkapan keselamatan saat berkendara. Biasakan untuk menggunakan semua penunjang keselamatan agar perjalanan lancar sampai tujuan.

Beberapa perlengkapan yang harus ada di antaranya adalah helm SNI, jaket motor, sepatu, sarung tangan, dan kacamata. Semua peralatan tersebut akan memberikan proteksi optimal saat belajar atau mengendarai motor kopling.

Dengan pengaman yang lengkap dan sesuai standar, setiap pengendara dapat terhindar dari segala resiko terburuk di jalan raya. Pada saat kecelakaan misalnya, luka-luka tidak akan separah ketika tidak menggunakan alat pelindung sama sekali.

Pastikan Kondisi Motor Prima

Memastikan kondisi motor prima juga menjadi bagian cara mengendarai motor kopling. Hal ini tidak bisa dipandang sebelah mata karena menyangkut kelancaran saat belajar atau berkendara nantinya. Tentu Anda tidak ingin motor tiba-tiba mati tanpa sebab atau gas tidak dapat kembali netral bukan?

Karena berbagai kemungkinan tersebut, maka pemeriksaan motor menjadi hal wajib untuk dilakukan. Pastikan tuas kopling bekerja secara normal karena tanpa kopling Anda tidak dapat melakukan perpindahan transmisi gigi.

Pilihlah Tempat Belajar Mengendarai Motor Kopling Yang Sepi

Langkah selanjutnya yaitu memilih tempat yang sepi jika Anda akan belajar mengendarai motor kopling. Cara ini akan membuat Anda lebih mudah dalam melatih konsentrasi. Selain itu, pemilihan tempat yang sepi juga mencegah dari berbagai resiko yang tidak diinginkan.

Selain kondisi yang sepi, bagi para pemula disarankan untuk memilih tempat yang lebar dan rata seperti lapangan atau tempat sejenisnya. Hal ini bertujuan agar proses belajar dapat lebih mudah juga minim resiko.

Posisikan Transmisi Pada Kondisi Netral

Cara mengendarai motor kopling selanjutnya adalah memposisikan transmisi pada kondisi netral. Anda dapat mengacu pada speedometer yang akan menyala di bagian huruf N sebagai penanda posisi netral.

Sebelum memposisikan gigi transmisi pada kondisi netral, usahakan Anda menekan pedal ke arah depan sampai mentok. Ini akan membantu ketika nanti akan memasukkan transmisi ke gigi 1. Jika hal ini tidak dilakukan, banyak pemula kebingungan mencari posisi gigi 1.

Tarik Tuas Kopling dan Nyalakan Mesin Motor

Setelah transmisi dipastikan dalam kondisi netral, tarik tuas kopling sebagai persiapan menyalakan mesin motor. Kemudian, hidupkan mesin motor dengan kondisi tuas kopling masih tertarik. Hal ini bertujuan untuk mencegah kesalahan memasukkan gigi yang menyebabkan motor berjalan.

Baca juga : Cara memperbaiki aki kering di rumah secara mandiri

Masukkan ke Gigi 1

Langkah berikutnya yaitu memasukkan transmisi ke gigi 1. Pada saat menekan pedal transmisi, pastikan posisi tuas kopling masih ditarik. Gigi 1 dapat diketahui dari hentakan saat melepaskan tuas kopling 1/3 atau ½ nya.

Apabila saat melepaskan kopling secara perlahan dirasa tidak ada hentakan atau tarikan terasa berat, maka ada kemungkinan posisi transmisi bukan di gigi 1. Tekan pedal transmisi ke arah depan secara terus-menerus sampai muncul hentakan yang cukup kuat saat melepas separuh tuas kopling.

Stabilkan Gas Secara Bertahap

Setelah motor dapat berjalan walaupun tanpa tambahan gas, tarik tuas gas secara perlahan. Jangan menarik gas dengan cepat karena akan menimbulkan hentakan yang kuat. Apabila pengemudi tidak sigap bisa saja terpelanting dan jatuh dari motor yang dikendarai.

Jika gas sudah ditarik secara perlahan, tambah kecepatan secara bertahap. Usahakan posisi gas tetap stasioner dan pada rpm yang rendah. Ini akan sangat membantu Anda dalam menjaga kecepatan tetap stabil.

Facebook
Twitter
WhatsApp
Pinterest

Leave a Comment

Artikel Terbaru